BENANG MERAH ACARA ADE APE NIH DI JALAN JAKSA2007
OUTLINE EVENT WHAT'S UP JAKSA 2007 ?

Nama Acara
What's Up Jalan Jaksa ?!?
Ade Ape nih di Jalan Jaksa ?!?

Tema
Jaksa Art and Culture Festival
Festival Seni dan Budaya Jalan Jaksa

Organizer
Karang Taruna RW. 04

Pendukung
Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat
Suku Dinas Pariwisata Jakarta Pusat
Pemerintah Kotamadya Jakarta Pusat
Tatto’s Bilyard & Memories Cafe
Seluruh warga sekitar Jalan Jaksa

Periode dan Tempat Acara
31 Agustus 2007, 16.00 – 23.00 wib.
1 September 2007, 15.00 – 00.00 wib.
2 September 2007, 10.00 – 23.00 wib.
Jalan Jaksa (± 400 m)
Hotel Karya
Jl. Wahid Hasyim, (hanya tanggal 1 Sept 2007)

Kebudayaan
Betawi
Bali
Kalimantan Timur
Jepang

Sponsorship
PT. Multi Bintang Indonesia Niaga
Pt. HM. Sampoerna
Ize Pop Soft Drink

AREA JALAN JAKSA.
Jumlah Stand 41
Tarian Daerah Kalimantan Timur
Tarian Daerah Bali
Arakan Delman Pengantin Sunat
Arakan Marawis
Layar Tancep

PANGGUNG UTAMA (HOTEL KARYA)
Tarian Tradisional Kalimantan Timur
Tarian Tradisional Bali
Tarian Tradisional Betawi
Tarian Tradisional Jepang
Band Featuring

MUSIC PRESENTED / BAND FEATURING
Steven N Coconuttreez
Monalisa Screams
Clafty Elegy
iVi
Thirdteen
LipGloss
Fush Guts
Surga
Begundal
Silverquint
Nah Ini Dia !!!
Tanjidor
Gambus
Kroncong Tugu
Dangdut
Calung
Gendang Tor-tor
Accordeon
Kulintang

SUSUNAN PANITIA
Terlampir dalam Laporan Umum (Public)

LAPORAN KEUANGAN
Terlampir dalam laporan pada Dewan Penyelenggara (Non Public) atau
Terlampir pada Neraca Karang Taruna RW 04 s.d Desember 2007

LAPORAN SINGKAT

Jum’at 31 Agustus 2007 (16.00 – 23.00 wib)
Hari pertama What’s Up Jalan Jaksa, telah dimeriahkan degan penampilan band-band pemikat dan terkenal, seperti; Steven N Coconuttreez, Surga, Begundal, LipGloss dan lain-lain. Serta diramaikan pula dengan arakan pengantin sunat yang menaiki delman di sepanjang Jalan Jaksa. Serta diramaikan pula dengan arakan pengantin sunat
yang menaiki delman di sepanjang Jalan Jaksa.

|

Sabtu 1 September 2007 (15.00 – 00.00 wib)
Festival kali ini dibuka serta diresmikan oleh Bang Fauzi, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, yang ditemani oleh rombongan dari Pemerintah Kotamadya Jakarta Pusat beserta jajarannya. Acara begitu meriah dengan iringan para penari dari daerah Kalimantan Timur yang begitu apik, dan tak ketinggalan Ondel-ondel Betawi yang mengawal Bang Fauzi serta iringan marawis.

|

Layar Tancep menghiasi Jalan Jaksa saat itu dengan film-film perjuangan serta kebudayaan. Hari ini diikuti pula oleh anjungan dari 8 Kecamatan Provinsi Kotamadya Jakarta Pusat yang terletak di sepanjang Jalan Wahid Hasyim, sehingga kemeriahan tidak hanya berada pada satu titik di Jalan Jaksa, tetapi tersebar sampai ke Jalan Wahid Hasyim. Panggung Utama (Maxima) berada dipersimpangan antara Jl. Jaksa dan Jl. Wahid Hasyim, dibuka dengan tarian Bali lalu diikuti oleh kebudayaan lain serta tampil pula musik Dangdut untuk memeriahkan malam itu.

|

|

Minggu 2 September 2007
Beberapa hal yang menjadi suatu informasi serta pembelajaran bagi acara Festival Jalan Jaksa 2007, dapat disimpulkan bahwa acara pada hari minggu, 2 September 2007, berjalan tanpa ada kegiatan acara utama, dengan kronologi sbb :

03.00 wib (pagi) : Sepakat dengan Pihak Sudin Pariwisata, untuk pemasangan panggung utama (depan Hotel Karya).
05.00 wib (pagi) : Sepakat dengan Pihak Sudin Pariwisata, untuk pemasangan Sound System pada Panggung Utama (depan Hotel Karya).
07.30 wib : Menurut informasi panggung dan sound masih dalam perjalanan.
12.00 wib : Mendapat konfirmasi bahwa truk pembawa panggung mendapatkan kecelakaan di jalan.
13.00 wib : Terjadi perubahan pada kerjasama antara Pihak Penyelenggara dengan Sudin Pariwisata, untuk segera mencari pengganti rekanan penyewaan Sound dan Panggung.
13.10 wib : Terdapat rekanan penyewaan Sound dan Panggung dengan harga Rp. 25 Juta, namun tidak mendapat persetujuan dari Sudin
Pariwisata (Bp. Didi, Bp. Muarakarta). Terjadilah penawaran sehingga Pihak menyelenggara menawarkan Rp. 15 Juta.
14.00 wib : Terjadi simpang siur antara tetap memakai Sound yang di booking oleh Sudin Pariwisata atau Sound yang kita tawarkan.
15.00 wib : Pihak Penyelenggara menawarkan Sound tetap dari Sudin Pariwisata dan panggung dari persewaan dengan harga 15 juta, namun tidak disetujui oleh Sudin Pariwisata (Bp. Agus, Bp. Didi).
16.30 wib : Atas pertimbangan telah mundurnya jadwal acara (Rundown), yang mana bila tetap memaksakan acara, mungkin akan berakhir pada pk. 02.00 wib (pagi) dengan jadwal pemasangan panggung baru bisa dilaksanakan pk. 19.00 wib. Serta tidak adanya kejelasan dari Pihak Sudin Pariwisata mengenai penawaran Sound dan Panggung tersebut maka acara pada Panggung Utama DIBATALKAN.
17.00 WIB : Sudin Pariwisata menginformasikan bahwa mereka setuju Sound dengan harga Rp. 15 Juta. Namun semua itu sudah terlambat karena para peserta dan para Artist TIDAK MAU BERMAIN TANPA ADA PANGGUNG.

Dampak dari dibatalkannya Acara pada Panggung Utama (depan Hotel Karya) pada tanggal 2 September 2007, dapat disimpulkan bahwa terdapat kerugian-kerugian, diantaranya :

- Kerugian – kerugian Material :
? Uang Pendaftaran para Peserta Band terpaksa dikembalikan.
? Entertaint para Artist yang sudah terlanjur datang dan sebelum acara menjadi sia-sia.
? Uang Muka pemesanan Piala Festival Band Jalan Jaksa, hilang tanpa syarat apapun.

- Kerugian-kerugian Non Material :
? Image yang dimiliki oleh para artist atau musisi terhadap “Festival Jalan Jaksa”
(What’s Up Jalan Jaksa) di-CAP sebagai Festival yang tidak Professional.
? Pada tanggal 2 September 2007, terjadi penurunan pengunjung yang tentunya
berdampak pada Income peserta Stand Bazaar, sehingga mereka mengeluh dan
menutup Standnya lebih awal.
? Muncul Brand Image yang negative sehingga mengharuskan Panitia berfikir panjang
mengenai pelaksanaan Festival Jalan Jaksa ditahun yang akan datang.
? Pinalty Sponsor yang mengharuskan Panitia Penyelenggara mengadakan 1 hari acara
sebagai pengganti tanggal 2 September 2007, dengan jangka waktu yang tidak
ditentukan. (Sesuai dengan Surat Perjanjian Kerjasama antara Panitia dengan
Sponsor).

KESIMPULAN DAN GARIS BESAR ACARA

Alhamdulillah, puji syukur kami hadirkan ke hadirat Allah Yang Maha Penyayang yang masih memberi nikmat kesehatan bagi para Dewan Penyelenggara maupun Penyelenggara.
Tidak adanya laporan pencopetan membuat acara berjalan tenang, namun karena ketidaksigapan penyelenggara maupun pemerintah pada hari pertama penyelenggaraan, masih terdapat beberapa kendaraan dan sepeda motor yang hilir mudik di Jalan Jaksa.
Kemudian persetujuan dengan Suku Dinas Pariwisata yang tidak diwujudkan dalam bentuk hukum, membuat acara utama hari ke-2 gagal dengan sukses (lihat. Kronologis 2 September 2007).
Terimakasih pada Pemerintah Kota Jakarta Pusat atas bantuan yang telah diberikan, H. Muhayat beserta staff, Sudin Kebudayaan maupun Sudin Hubungan Masyarakat yang telah memberikan pembelajaran dan kerjasama yang baik.

Mohon maaf bila bila ada ucapan, kata maupun sikap yang tidak berkenan dari Penyelenggara.
Insya Allah, sampai bertemu di Festival Jaksa 2008!!!
Wassalam
Penyelenggara
“ADE APE NIH DI JALAN JAKSA ?”


Dilarang Keras menyalin, menggandakan, mengutip atau menyebarluaskan isi yang terdapat maupun yang terkandung dalam proposal ini tanpa seizin Penyelenggara Festival Seni Budaya Jalan Jaksa 2007 “ADE APE NIHDI JALAN JAKSA ?”
31 Agustus – 1 & 2 September 2007

APPROVAL DOCUMENT

Prepared By Reviewed By Approved By  
Abdul Rahman Sibli Tiara Aryanto Komarulloh
Anton Firdaus Szeimy Rahadianto Donni Fadillah
 
 

TELPON PENTING
PENYELENGGARA
WHAT'S UP JAKSA ?
2008

Bagian Daftar band
Szeimy

021 9304 5306

Bagian Daftar Marawis
Sibli
021 9288 3130

Bagian
Daftar Marching Band
Donni
021 7163 9545
Omar Faizal
0817 9708 787

Bagian Cari Sponsor
Farillah
021 9922 3184

Bagian Daftar Kios
Virman Rorita
021 9304 5306

Bagian Pers dan Media Rangga
021 6852 2850

 
   
@ hakcipta anak karang taruna rw04 .. kebon sirih ..